Bringin, 17 Februari 2017
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas segala nikmat yang telah
dilimpahkan pada kita semua. Tak lupa sholawat serta salam mari kita haturkan
kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang senantiasa kita tunggu
syafaatnya di yaumul akhir.
Saudaraku …
Hari ini aku awali tulisan ini untuk kalian semua, tulisan yang keluar
dari menarinya jari-jariku di keyboard yang isinya lahir dari hati. Tulisan
yang sengaja aku buat sebagai wujud terima kasihku buat kalian semua yang
sampai saat ini selalu setia mendampingiku memunculkan Tunas-tunas kekaryaan di
bumi pertiwi ini. Aku menyadari sepenuhnya jika yang kita lakukan ini tidaklah
mudah, namun yakinlah tiada yang mustahil dari setiap perjuangan yang didasari
ketulusan hati. Untuk itu marilah kita selalu bersama, menyatukan pendapat,
gagasan dan kemampuan yang kita miliki.
Saudaraku …
Hari ini aku mengajak kalian untuk bersama-sama denganku mulai “menata”,
kita tidak perlu “terburu-buru” mengharapkan hasil. Apa guna hasil berlimpah
jika kita “rapuh”, untuk itu mari kita tata semua itu setahap demi setahap
Saudaraku …
Lihatlah wajah Saudara-saudara kita Pengurus Tingkat Desa, saat kita
bertemu mereka. Aku yakin saat kalian melihat dan mencermati terlihat jelas
wajah mereka menampakkan kerinduan. Ya… kita harus menyadari, sudah sekian lama
mereka didiamkan, sudah sekian lama mereka ADA namun TAK PERNAH dianggap ADA.
Saudaraku ...
Di akhir tulisan ini aku sampaikan kepada kalian semua, mari kita
teruskan dan budayakan kunjungan ke Saudara-saudara kita sehingga jalinan
kekeluargaan kita semakin erat.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Tidak ada komentar:
Posting Komentar